Rencana reaktivasi jalur KA nonaktif di Jawa Barat kembali mengemuka seusai pertemuan antara Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero, Edi Sukmoro, dengan Gubernur Jawa Barat yang baru dilantik, Ridwan Kamil. Gubernur Jawa Barat mendukung sepenuhnya dan siap bersinergi dalam pelaksanaan reaktivasi 4 jalur KA nonaktif di Jawa Barat, yaitu Cikudapateuh-Soreang-Ciwidey, Cibatu-Garut-Cikajang, Rancaekek-Tanjungsari, dan Banjar-Pangandaran-Cijulang.

Rencana reaktivasi ini kemudian ditindaklanjuti oleh Direksi KAI dengan  melakukan peninjauan lapangan di jalur KA nonaktif Cibatu-Garut pada hari Rabu, tanggal 26 September 2018. Peninjauan lapangan ini dipimpin langsung oleh Direktur Utama KAI, dimulai dari Stasiun Cibatu, kemudian meninjau bekas Jembatan Cikoang, bekas Stasiun Wanaraja, dan berakhir di bangunan bekas Stasiun Garut. KAI merencanakan pengerjaan reaktivasi di jalur ini akan dimulai pada awal tahun 2019. Masyarakat sekitar terlihat antusias dan mendukung rencana reaktivasi ini. Dengan reaktivasi ini, maka diharapkan KA penumpang dari Jakarta dapat beroperasi memberikan layanan langsung hingga Kota Garut.

Kereta Anak Bangsa (KAB) ikut berpartisipasi dalam peninjauan lapangan ini.  KAB turut pula memandu perjalanan di ruas tertentu dan memberikan penjelasan tentang riwayat Stasiun Garut kepada Direksi KAI.

Yang Terkait

Previous Next
Close
Test Caption
Test Description goes like this