Untuk memperingati Hari Museum Indonesia tahun 2017 yang jatuh pada tanggal 12 Oktober 2017, PT Kereta Api Indonesia (Persero)/KAI menyelenggarakan kegiatan Festival Hari Museum dengan tema “Save Our Heritage Railway”. Acara yang berlangsung selama dua hari 14-15 Oktober 2017 tersebut dipusatkan di Museum Kereta Api Indonesia di Ambarawa dan dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Semarang dan Kecamatan Ambarawa, Pemerhati Transportasi Perkeretaapian dan Pakar Sejarah Perkeretaapian Indonesia serta Komunitas Pecinta Kereta Api dari berbagai daerah di Pulau Jawa. Sebagai wadah pencinta KA dan juga pegiat pelestarian perkeretaapian Indonesia, Kereta Anak Bangsa juga turut mengirimkan perwakilannya untuk berpartisipasi di festival ini.

Dipilihnya Museum Kereta Api Ambarawa sebagai tempat penyelenggaraan festival karena nilai kesejarahan yang cukup tinggi dari museum ini. Direktur SDM & Umum KAI Apriyono Wedi Chresnanto dalam sambutan pembukaannya menyatakan bahwa Museum Kereta Api Ambarawa memiliki koleksi perkeretaapian dari masa Hindia-Belanda hingga kemerdekaan RI yang meliputi sarana, prasarana dan perlengkapan administrasi. Dan KAI juga telah menjadikan beberapa aset bangunan atau gedung bersejarah yang sebelumnya berupa bangunan perkantoran, stasiun dan rumah dinas untuk dikelola sebagai Museum Kereta Api. “Museum bukan hanya merupakan tempat pelestarian benda koleksi, namun juga sebagai media edukasi sejarah dan sumber informasi terkait perkembangan perkeretaapian di Indonesia.” jelasnya.

Dalam kegiatan ini, peserta diajak untuk melakukan perjalanan kereta wisata dengan menggunakan lokomotif uap dari Stasiun Ambarawa menuju Stasiun Tuntang yang dilanjutkan dengan kegiatan gathering bersama Komunitas Pecinta KA. Selain berbagai jenis perlombaan yang diikuti oleh para pelajar, festival ini juga dimeriahkan dengan pagelaran seni, bazar makanan, dan kerajinan daerah yang dapat dinikmati pengunjung museum.

Yang Terkait

Previous Next
Close
Test Caption
Test Description goes like this