Kecintaan dan sumbangsih nyata kepada dunia perkeretaapian Indonesia dari beberapa insan pencinta kereta api, yang juga tergabung dalam Kereta Anak Bangsa diangkat oleh Harian Kompas, salah satu harian nasional terkemuka di Indonesia dalam artikel “Sosok” harian tersebut.

Para insan pencinta KA itu adalah Tjahjono RahardjoAditya Dwi LaksanaDeden Suprayitno, dan Asep Suherman, yang keempatnya merupakan insan KAB yang tergabung dalam tim penyusun Buku Dokumenter “The Beauty of Indonesian Railways, serta juga menjadi narasumber untuk Liputan Khusus Susur Rel Kompas tahun 2014.

Artikel “Sosok” tersebut menyajikan tulisan tentang kecintaan dan kontribusi yang telah diberikan kepada dunia perkeretaapian yang dituangkan dalam tulisan berikut ini:

 

Tjahjono Rahardjo, “Kecintaan Berawal di Emplasemen Lempuyangan” di Kompas edisi hari Sabtu, tanggal 1 Maret 2014

Aditya Dwi Laksana, “Menghadirkan Imajinasi Perkeretaapian Masa Lalu” di “Sosok” Kompas edisi hari Jumat, tanggal 28 Maret 2014

Deden Suprayitno, “Terkena “Sihir” Stasiun Cimahi, di Kompas edisi hari Selasa, 15 April 2014

Asep Suherman, “Cinta Mati Pada Jalur Rel Mati” di Kompas edisi hari Rabu, tanggal 16 April 2014

Yang Terkait

Previous Next
Close
Test Caption
Test Description goes like this